Audzubillahiminasyaitonirojim Bismillahirahmanirohim Sudah dua kali buwin berkeliling komplek dengan Matahari sambil membawa sepeda plastik milik kakak bentang. Kali ini Ayah Herry berpesan, "hati-hati". Lebih tepatnya Matahari yang membawa sepedanya dan sesekali buwin jongkok untuk mengarahkannya ke pinggir jika ada kendaraan yang lewat. Ketika buwin jongkok, rasanya seram sekali melihat jalanan dari sudut pandangnya yg sedang duduk bersepeda. Mobil, pohon, dan orang-orang di sekitar menjadi amat besar. Tetapi ia santai-santai saja berjalan dan berkonsentrasi "menyeret" sepedanya di jalan yang berbatu. (istilah apa ya yg sebaiknya digunakan ya jika belum bisa mengayuh sepeda?). "Wah, Matahari sangat pemberani," pikir buwin yang diam-diam membanggakan anaknya sendiri. (haha) Matahari cukup sering terjatuh ketika mengendarai sepeda di rumah. Jatuhnya tidak main-main, ia benar-benar pernah "jatuh sejatuh-jatuhnya". Jatuh ke samping, ke depan, k...
Comments
Post a Comment